![]()
Blog artikel edukasi Islam di atas dan untuk semua golongan.
![]()
Blog artikel edukasi Islam di atas dan untuk semua golongan.

Toleransi adalah topik yang selalu hot dalam beberapa tahun terakhir. Media, pejabat, politikus, selebritis, bahkan masyarakat umum dibuat ribut oleh padanan tenggang rasa ini.
Namun, banyak dari kita gagal paham apa itu toleransi. Apalagi, menjelaskan pengertian istilah tersebut.
Saat diminta menghadirkan contoh sikap toleransi, justru kita malah melanggar hak beragama orang lain. Tak ayal menimbulkan kegaduhan. Sebabnya, kita kehilangan maksud toleransi itu sendiri.
Karenanya, mari kita pahami bersama arti toleransi yang benar, demi kerukunan beragama dan bernegara.
Apa itu toleransi?
Sehubung istilah tersebut diserap ke bahasa Indonesia dari bahasa Inggris, ada baiknya kita sowan sejenak ke sumbernya.
the quality of being willing to accept or tolerate somebody/something, especially opinions or behaviour that you may not agree with, or people who are not like you
Toleransi artinya: Sikap rela menerima, khususnya terhadap perbedaan cara pandang atau perilaku orang lain.
willingness to accept behaviour and beliefs that are different from your own, although you might not agree with or approve of them
Toleransi artinya sudi menerima tindak-tanduk dan keyakinan lain yang berbeda, meskipun kamu sendiri tidak setuju sama sekali.
the act of allowing something
Toleransi artinya, sikap tenggang rasa akan sesuatu.
Jadi, apa itu toleransi?
Dari beberapa pengertian di atas, kita dapat menyimpulkan beberapa poiberikut:
Hal ini selaras dengan makna yang diambil oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia, Toleransi adalah:
1. sifat atau sikap toleran
2. batas ukur untuk penambahan atau pengurangan yang masih diperbolehkan
3. penyimpangan yang masih dapat diterima dalam pengukuran kerja
Adapun sifat atau sikap toleran itu sendiri, artinya:
Bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri.
Telah kita baca bersama, bahwa:
حرية المرأة محدودة بحرية غيره
Kebebasan seseorang, terbatas oleh kebebasan orang lain.
Akan lebih mudah memahami arti kata toleransi yang disajikan dengan contoh pelaksanaan.
Sebagai guru, tentu kita tidak senang mendapati murid terlambat masuk kelas. Tapi, kita memahami bahwa manusia sangat mungkin lalai, terlebih anak-anak. Satu sisi, kita juga tak ingin keterlambatan ini melampaui batas, kebablasan. Maka, di sinilah perlunya sikap toleransi.
Misalnya, dengan memberikan kesempatan 3x terlambat dalam satu semester, atau toleransi (ambang batas) waktu 15 menit setelah pelajaran dimulai.
Dalam kasus di atas, tergambar jelas rukun toleransi:
Berikut, contoh-contoh lain dari pelaksanaan toleransi di sekolah:
Sikap toleransi diperlukan terutama dalam masyarakat yang majemuk dan beragam. Tidak hanya di wilayah urban seperti perkotaan, tapi juga lingkungan kerja.
Mudah sekali memahami makna toleransi sebenarnya. Intinya adalah menyadari bahwa setiap orang itu berbeda, semua orang punya hak dan kewajiban, menghargai pendapat di luar diri sendiri. Kemudian, membiarkan mereka menjalankan apa yang menjadi pandangannya tersebut.
Mudah bukan?
Toleransi artinya membebaskan orang lain dalam mendapatkan haknya sebagai manusia, dalam batasan-batasan yang tidak berbenturan dengan hak manusia selainnya, meskipun hak itu bertentangan dengan keinginan diri kita.
Semoga tulisan ini dapat dipahami semua orang dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat. Mari bertoleransi dengan sebenar-benarnya, demi menjaga keutuhan umat beragama dan bernegara.
Toleransi itu seperti kamu minum kopi dan aku teh. Kita bisa minum bersama, tapi jangan tuang kopimu ke dalam tehku.